Senin, 05 Oktober 2009

HUBUNGAN ANTARA TRACK RECORD (REKAM JEJAK) KEPEMIMPINAN CALON PRESIDEN DENGAN EKSPEKTASI NILAI KEJUJURAN, PROFESIONALISME, DAN KEPEDULIAN (STUDI KASUS PADA PEMILIH PEMULA)


HUBUNGAN ANTARA TRACK RECORD (REKAM JEJAK)
KEPEMIMPINAN CALON PRESIDEN DENGAN EKSPEKTASI NILAI KEJUJURAN, PROFESIONALISME, DAN KEPEDULIAN (STUDI KASUS PADA PEMILIH PEMULA).

Oleh
REACH 13 (Research, Education, and Care Human of MAN 13 Jakarta)
Kelompok IPS (Aprian Subhan, Halida Farhana, Rofidah Sa'diyah)

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian terhadap hubungan antara track record kepemimpinan calon presiden dengan ekpektasi nilai kejujuran, profesionalisme, dan kepedulian. Pada dasarnya, pemilih belum begitu memahami peran penting nilai pemilihan presiden yang akan dilaksanakan beberapa saat kemarin. Dari latar belakang yang telah disebutkan diatas maka masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara track record kepemimpinan calon presiden dengan ekspektasi nilai kejujuran, profesionalisme, dan kepedulian. Penelitian ini menggunakan sampel 200 siswa dari 10 sekolah yang terdapat diwilayah Jakarta selatan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode survey, dengan menggunakan 4 variabel dengan track record sebagai variable independen dan ekspektasi nilai-nilai kejujuran profesionalisme dan kepedulian sebagai variabel independen. Untuk mengetahui hasil korelasi dan signifikansi digunakan rumus korelasi pearsen product moment dan t-test dengan menggunakan bantuan software SPSS. Dari hasil perhitungan didapatkan hubungan yang signifikan antara track record dengan nilai kejujuran sebesar 0,778, track record dengan nilai profesionalisme sebesar 0,509, track record dengan nilai kepedulian sebesar 0,084. Hubungan antara 4 variabel dinyatakan sangat kuat, dan menunjukkan arah yang positif.



Kata kunci: Track Record, kejujuran, profesionalisme

Minggu, 04 Oktober 2009

MENYIBAK TABIR LUNTURNYA SEMANGAT NASIONALISME PADA SISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL.

MENYIBAK TABIR LUNTURNYA SEMANGAT NASIONALISME PADA SISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL.

Oleh
REACH 13 (Research, Education, and Care Human of MAN 13 Jakarta)
Kelompok IPS (Aprian Subhan, Hafizha Rizqa Sabrina, Widad Atamimi)

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang lunturnya semangat nasionalisme pada siswa program kelas internasional, karena dalam praktiknya kelas internasional sebagai salah satu upaya pemerintah mendongkrak mutu pendidikan, bukan hanya berdampak positif. Namun, di sisi lain memiliki dampak negative yakni menurunnya semangat nasionalisme pada siswa program kelas internasional. Dari latar belakang yang telah disebutkan di atas maka masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah factor apa saja yang mempengaruhi lunturnya semangat nasionalisme pada siswa program kelas internasional. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah beberapa siswa dari siswa program kelas internasional SMAN 8 Jakarta Selatan, SMAN 68 Jakarta Pusat, SMAN 13 Jakarta utara, SMAN 78 Jakarta Barat, SMAN 81 Jakarta Timur. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif. Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat untuk masyarakat khususnya bagi siswa program kelas internasional dan guru, untuk terus memupuk semangat kenasionalismean.

Daftar bacaan : (1960-2008)



Kata Kunci: Track Record, kejujuran, profesionalisme, kepedulian

Jumat, 04 September 2009

RETA

RETA (Regenerasi Tahunan) adalah pergantian kepengurusan
RETA ini dilakukan melalui 2 tahap, yaitu:
1.interview dan psikotest
interview dan psikotest ini dilakukan tepatnya di kediaman ka fikri.
Dari 7 peserta, dipilih 3 besar untuk menjadi kandidat, yaitu : ersania Aulyani, Khairunnisa, dan Zarra Afifah.
2. Tahap Pemilihan
Dalam tahap ini, para kandidat diperintahkan untuk membuat program kerja dan judul penelitian sesuai dengan bidangnya (Ersania : Retek, Khairunnisa : IPS, Zarra : IPA). Kemudian program kerja yang telah dibuat oleh para kandidat dikemukakan didepan hadapan REACH 1 sampai REACH 4.

Senin, 24 Agustus 2009

Smart Camp

Smart Camp adalah ajang pencerdasan untuk anggota REACH baru. akan tetapi, kegiatan ini lebih fokus pada pencerdasan metode penelitian sekaligus regenerasi pengurus baru.Smart camp ini insya Allah akan diadakan pada tanggal 17-18 Oktober 2009 yang bertempat di bumi perkemahan ragunan dan insya Allah akan dihadiri oleh reach 1 sampai dengan reach 4.

Teambuilding REACH

Team building adalah bentuk kerja sama dalam satu tim. Unsur dalam kerja sama adalah saling mendukung, bersatu, menghargai, sehati-sejiwa, saling mengisi dan menguatkan, serta kompak. Jika suatu organisasi yang mempunyai jiwa team building maka organisasi tersebut akan mampu mencapai tujuan bersama. Meskipun rintangan yang dihadapi tidak ringan, tetapi tim yang kompak pasti dapat menanganinya dengan baik.
pada tanggal 20 Agustus 2009, REACH mengadakan teambuilding ke-2 kalinya. Namun kali ini REACH mengadakan teambuilding untuk REACH 4. Teambuilding ini ini dilakukan di kebun binatang ragunan. berikut adalah kelompok yang menjuarai juara pertama yang diketuai oleh erni


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and BMW Cars. Powered by Blogger